Tidak tau mau mulai dari mana, tapi ini lah kisah hidup yang selama ini ku jalani. Aku terlahir sebagai anak ke 3 dari 3 bersaudara (bungsu). Banyak yang bilang punya banyak sodara itu sangat menyenangkan. Tapi tidak bagiku, sejak kecil ku sudah di pisahkan dari ke dua sodara ku, entah kenapa sampai sekarang aku belum bisa mengerti jalan pikiran kedua orang tua ku.
Hari-hari ku pun ku jalani dengan kesendirian tanpa ke 2 sodara ku. Sungguh aku merasa sangat kecewa dengan ke 2 orang tua ku. Ku tak tau dimana lagi tempat ku berbagi cerita. Setiap kali ku punya masalah, ku bingung mau mengadu ke pada siapa ?
Cerita dipersingkat…
Suaru hari rumah ku sepi, sendiri ku menatap jam yang pada saat itu menunjukan pukul sembilan malam, sambil menunggu kedatangan kedua orang tua ku, pikiran ku pun melayang-layang, Ku teringat dengan kata-kata teman ku, dia pernah menyuruh ku melakukan hal yang belum pernah ku lakukan, dia berkata : “MEROKOK MAKO TOLO, HILANG STRES MU KLO MEROKOK KO”
Entah kenapa ku bisa menerima saran teman ku itu dan memulai mencoba menghisap asap rokok itu ke dalam paru-paru ku. Namun itu tidak berjalan lama, aku mulai berpikir merokok itu tidak ada gunanya dan hanya menghabiskan uang saja..
Ahh, tetapi bukan itu masalahnya sekarang, yang jadi pertanyaan, ada kah orang yang tetap membuat ku tetap semangat untuk terus bertahan dalam kondisi ini??, ternyata TIDAK ADA !!.
Pernah ku mencoba untuk mengenal yang namanya CINTA, dialah D*** yang pernah mengisi hati ku dan menemani hari-hari ku, JUJUR saat itu ku merasa seperti hidup kembali, dia selalu mendengarkan keluh kesah ku, baik itu senang maupun susah dia selalu ada untuk diri ku, namun dengan CINTA pun tidak berlangsung lama, malah ini berakhir PAHIT.., anjinkz..
Sajak saat itu Hari-hari ku pun masih kembali seperti biasa lagi, setiap ku membuka pintu rumah ku dan mengucapkan salam, TAK ADA SATUPUN ORANG YANG MENJAWAB SALAM KU, sungguh ku merasa hidup seorang diri tanpa perhatian dari siapa pun, dan sampai suatu ketika ku berpikir, mungkin ini memang sudah takdir ku, ku seharusnya bisa memahami kondisi keluarga ku yang SUPER SIBUK. Saat itu aku pun mulai mencari JATI DIRI KU. Sampai akhirnya Ku mulai mengenal yang nama nya WARNET (Warung Nete’) ^_^
Di sana lah ku habis kan waktu ku untuk mengobati rasa kesepian ku, ku mulai mengenal banyak teman yang bisa di ajak berdebat. Saat itu ku merasa WARNET Lah tempat yang paling indah setelah MESJID :D
Suatu hari ku melihat ada orang yang ke warnet tapi tidak main facebook. Entah mengapa, ku penasaran ingin tau apa yang ia lakukan kalau ke warnet. Ternyata eh ternyata dia Cuma main game saja. Deh..penasaran ku mo lagi ku kira mami apa !!?? (ku kira nonton BOKEP ki) -,-
Ya, nama game nya adalah “POINTBLANK”.. [wew kk wew]. Diri ku pun spontan ingin mencoba memainkan game tersebut, dan ternyata seru nya waawww... :D
Setelah hampir 4 bulan main POINTBLANK, ahh bosan ka’…, kaya’nya nih game nda ada habisnya…, Nampak nya saya mulai jenuh dengan game ini, ahhh….
Beralih ke cerita CINTA…
Setelah kurang lebih 5 bulan ku melupakan CINTA, ehh..malah D*** hadir kembali dan meminta ku utk CLBK ma dia, tanpa berpikir panjang aku langsung mau ajah CLBK ma dia (TOLO ku di’).
CLBK ku pun kaya’nya tdk berlangsung lama, ternyata dia masih menyimpan perasaan kepada mantannya yang telah ia putus kan sebelum jadian kembali sama saya. Akhirnya kita memutus kan untuk tdk menjalin hubungan CINTA lagi untuk selamanya…
Dipersingkat…
Setelah ku melalui semuanya, akhirnya ku mulai sadar seharusnya saya FOKUS saja dulu sama pelajaran di sekolah. Saat itu ku mencoba melupakan semuanya dan berusaha untuk menutupi kesendirian ku.
Suatu hari di sekolah ku ada guru yang tidak masuk mengajar, dan kebetulan jam pelajaran tersebut adalah jam terakhir. Otomatis kami pun pulang lebih cepat. Nah di situlah temang saya yang bernama “MY” mengajak saya pergi ke suatu tempat. Ya, nama tempat itu adalah “1stCommander”. Awalnya ku merasa ini hanya warnet biasa, tapi saya melihat ada orang yang lagi asik sekali main PB, di situlah semangat main PB ku serasa kembali memanas. Hari-hari berlalu, waktu ku sekarang lebih banyak ku habiskan di 1stCommander saja. Setiap pulang sekolah kami berdua menyempatkan diri untuk mampir ke sana meskipun tidak main. Di situlah ku mulai berpikir bahwa tempat ini lah tempat yang paling tepat untuk ku mengobati kesepian ku. Awalnya hanya kami berdua yang sering ke sana, namun satu per satu teman-teman ku juga ke sana dan mulai menyukai tempat ini. Sekarang bukan hanya kami berdua saja yang sering ke sana setelah pulang sekolah, tetapi setiap sore kami membuat suasana di 1stCommander menjadi ramai. Di sanalah tempat istirahat kami setelah lelah bersekolah. Fire in the hole ! chain head shot . Wew (POINTBLANK teruss).
Kembali ke LOVE…
Beberapa hari belakangan ini aku kembali di la’ju lope. Kali ini dengan R***. Awal nya prasaan ini biasa-biasa saja karena ku tau ternyata dia ada yang PUNYA. Namun seiring berjalannya waktu, mengapa aku semakin dekat saja dengannya. Apa karena Cuma kebetulan atau memang TAKDIR. Tau ahh, yang jelas hubungan ku ma dia semakin baik, dan perlahan ku mulai merasa adanya getaran cinta yang kurasa apabila ku dekat dengannya (cie…cie…cie), setelah beberapa hari PDKT, ku semakin tertarik pada nya, apalagi saat ku tau bahwa dia ternyata sudah PUTUS dengan pacarnya. Hah ? ku makin semangat mendengar kabar itu, ku pun memutus kan untuk mencoba mendapatkan cintanya.
Berawal dari telfonan setiap malam, ku makin dekat saja dengan nya. Sampai pada suatu malam ku dengan beraninya menyatakan CINTA kepadanya. Namun dia masih menganggap ku lagi bercanda bede’.
Akhirnya ku memutuskan untuk menyet bukan lewat hape. Tapi bicara langsung dengannya, tetapi jawabannya tetap belum memuaskan, dia hanya berkata “tidak ku tau ki, pusinga “. sungguh ku merasa kecewa saat itu. Beberapa hari kemudian ku terus menyatakan cinta, tapi jawabannya tetap sama “pusinga, tidak ku tau ki “. Akhirnya ku mencari jalan lain, ku mengajaknya HTS an saja. Dia pun menyetujui nya, tetapi ada syarat nya, syarat nya yaitu ku tak boleh lagi terlalu sering main PB. Ohh, sungguh pilihan yang sulit. Tapi bagaimana pun ku harus memilih. Dan setelah ku pikir-pikir akhirnya ku memutuskan untuk berusaha tidak sering main PB lagi, dan lebih mementingkan dia daripada sebuah game. Akhirnya kita pun menjalani hubungan tanpa status. Hari-hari ku pun menjadi lebih Indah. Hampir setiap hari ku lending gak jelas d kelas. Hhahahahah ^_^
Hari berlalu begitu cepat, ada sebuah kejadian yang sangat membuat ku kecewa dengan dia, pada waktu itu dia menceritakan bahwa kemarin dia jalan ma mantannya ke anjungan PL. awalnya ku merasa it’s oke. Namun ternyata ada yang memberitahu ku bahwa dia bukan saja pergi dengan mantannya, tetapi dia juga melakukan hal yang hanya di lakukan oleh orang yang sedang Berpacaran. Astaga ! entah itu benar atau tidak, yang jelas saat itu hatiku saangaatt hancur, keeecceewwaaa skaali ka’,apalagi dia juga pernah bilang “nda mau jeka di bonceng kalo bukan sama w**** “, beehhh….GILA ka’ :’(
sekarang baru ka sadar ternyata nda ada ji artinya saya bagi nya, ternyata nda dia anggap ja’ kodong. Hiks…hiks. Sakiiitt sekali hati ku’eee, ada kah orang yang peduli ?
Sekarang ku tak tau lagi harus bagaimana, ku menjadi semakin bingung dengan perasaan ini, apakah ini adalah akhir cerita ku bersamanya, ku hanya bisa menunggu jawabannya, tapi semoga saja tidak. “tapi ternyata kau ada yang memiliki, sungguh kau buatku kecewa, aku terluka melihat mu dengannya, sungguh ku ingin kau menyadari…” ILYSM ALMIRA ASWADRINI :*
Hidup memang kadang tak adil.. !!
Saat ini ku hanya bisa berharap semua ini akan indah pada waktunya, karena sebenarnya aku sudah bosan dengan semua ini, tak ada yang menarik di kehidupan seperti ini. Ku ingin bangun dari MIMPI BURUK INI SECEPAT MUNGKIN!!
Senin selasa rabu kamis jumat sabtu minggu…
Begitulah cara ku menghitung hari..
Hari-hari itu berlalu cepat, hampir 1 stengah bulan ku tak kunjung mendapat apa yang ku inginkan. Apa mungkin selamanya akan begini, apakah ku tak bisa merasakan apa yang kebanyakan orang rasakan. Ku merasa hidup sebatang kara. Tak ada yang bisa mengerti
To be continued… (maybe)
“Keadaan yang membuat ku tersiksa seperti ini takkan membuatku lelah untuk berdiri dan menghadapi dunia !!
Akan ku tempuh semuanya dan takkan menengok ke Belakang !!”

Tidak ada komentar:
Posting Komentar